Bluetooth Low Energy (BLE) atau Bluetooth v4 merupakan standar teknologi bluetooth terkini yangdapat dimanfaatkan untuk melakukan transfer data dalam jarak dekat. Karena keunggulannya dalam halhemat daya, maka BLE banyak digunakan untuk membangun "Internet Of Things Personal Network".Beberapa ahli teknologi mengatakan bahwa, tren teknologi beberapa tahun kedepan fokus terhadap location context aware.Biasanya positioning secara outdoor digunakan teknologi GPS, namun teknologi ini tidakbekerja dengan baik pada indoor. Maka lahirlah perangkat iBeacon yang berjalan diatas teknologi BLE untuk menentukan proximity didalam gedung. Selain dimanfaatkan untuk indoor positoning system, beacon juga bisa dimanfaatkan untuk aplikasi retail, event, maupunkeperluan entertainment lainnya. pada techtalk ini, akan diperkenalkan lebih jauh mengenai beacon serta diskusimengenai apa kontribusi yang bisa diberikan untuk kemajuan Bangsa Indonesia melalui teknologi ini.
[Slide] TechTalk #80 : Bluetooth Low Energy Technology : A GUIDE TO BEACONS
Bluetooth beacons use Bluetooth low energy proximity sensing to transmit a universally unique identifier picked up by a compatible app or operating system. The identifier and several bytes sent with it can be used to determine the device's physical location, track customers, or trigger a location-based action on the device such as a check-in on social media or a push notification. Bluetooth low energy beacon
ReplyDelete